Waterproof dan water resistant, bagi sebagian besar orang mungkin terdengar sama saja dan dapat ditukar-tukar istilahnya. Perdebatan mengenai hal ini bagi kalangan orang awam mungkin tidak akan mudah menghasilkan kesimpulan yang seragam. Sebagai gambaran mudahnya, ambillah jam tangan sebagai sebagai contoh peralatan sederhana yang mengaplikasikan fitur ini.

Waterproof artinya bahwa air, dalam kondisi normal, tidak dapat merusak jam tangan anda. Anda bisa tetap memakainya ketika kondisi hujan, memakainya ketika mandi, atau bahkan untuk dibawa berenang atau snorkeling sekalipun dengan jam tangan waterproof ini. Jadi keseluruhan bagian jam tangan ini telah ditutupi/disegel untuk menjaganya dari masuknya air ke dalam mesin jam tangan tersebut. Tetapi jika dibawa menyelam, segel ini bisa tetap melindungi, bisa juga tidak, dengan kata lain bocor. Oleh karena itu, biasanya pada jam tangan waterproof selalu mencantumkan batas maksimum kedalaman untuk dibawa menyelam. Jika melebihi batas ini, maka fitur waterproof hanya tinggal label saja! alias tidak bermanfaat lagi.

Water resistant mempunyai batasan istilah yang lebih luas dan umum untuk jam tangan. Artinya pengaplikasian fitur ini akan memungkinkan jam tangan anda untuk tahan terhadap kerusakan akibat air dalam kondisi normal, tetapi hal ini belum benar-benar "terbukti". Dengan demikian jam tangan water resistant memang masih dapat dikenakan ketika hujan, tetapi harus dilepaskan ketika dipakai berenang atau mandi, apalagi untuk menyelam.

Perbandingan sederhana yang dapat kita lihat adalah munculnya embun pada kaca bagian dalam di jam tangan tersebut. Apakah jam tangan masih dapat terlihat dengan jelas ketika dihadapkan dengan kondisi setelah dibawa mandi, berenang, atau menyelam. Jam tangan dengan fitur waterproof akan lebih tahan dan tetap bekerja dengan baik sampai pada batas tekanan air ekstrem sekalipun, dan tidak menimbulkan embun pada kaca bagian dalamnya.

Selain dari pembanding tersebut diatas, perbedaannya juga bisa dibedakan dari segi harga dan perawatan. Barang-barang dengan fitur water resistant biasanya lebih mudah dalam perawatannya dibandingkan dengan barang-barang dengan fitur waterproof. Hal ini dikarenakan barang dengan fitur water resistant tidak memiliki segel dan penutup tambahan lagi. Contoh sederhana dalam melakukan penggantian baterai atau sumber catu daya untuk menggerakan peralatan-peralatan ini. Jam tangan dengan fitur water resistant dapat diganti dengan mudah oleh siapa saja, sedangkan jam tangan yang mengaplikasikan waterproof (seperti jam tangan selam), penggantian baterai harus dilakukan oleh ahlinya.

Melalui ilustrasi diatas, jelaslah bahwa ternyata istilah Waterproof dan Water resistant tidaklah sama. Benda-benda waterproof sudah pasti water resistant, tetapi benda water resistant belum tentu waterproof.